| Penjing: Leluhur Seni Bonsai |
|
|
| Written by Rudi/Flona | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tuesday, 10 February 2009 23:11 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Seri bonsai sebenarnya tak berasal dari Jepang melainkan Cina. Benarkah demikian? PENDAPAT YANG SANGAT BERALASAN DAN TELAH BANYAK DIAKUI OLEH PARA SENIMAN BONSAI DUNIA. Istilah bonsai sendiri memang merupakan serapan dari dua kata bahasa mandarin Pen-Zai yang bermakna pohon dalam wadah alias pot. Sebelum beken sebagai bonsai, dalam bahasa Jepang, tanaman kerdil dalam pot itu disebut hachi-no-ki. Seni yang oleh khalayak dikenal sebagai seni mengerdilkan tanaman.
Seni serupa sudah lebih dulu berkembang di Tiongkok. Dike- nal dengan sebutan Penjing (Pinying). Pen berarti pot alias wadah dan Jing memiliki makna panorama. "Jadi sebenarnya terbalik kalau belakangan ada yang justru memasukkan penjing sebagai bagian dari seni bonsai" ungkap Robert Steven, seniman Jakarta Pusat.
TEKS: RUDI FOTO: DOK. ROBERT STEVEN Flona: Desember 2008 Discan dan OCR oleh Sabina khusus kebonkembang.com
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||