Info Tanaman Hias Indonesia

KEBONKEMBANG.COM

Adenium: Pasarnya Sudah Pasti, Grosiran Lagi. Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 04 January 2008 07:05
Addthis

Menakar prospek bisnis pembibitan bonggol tanaman hias adenium. Banyak mata rantai bisnis tanaman hias apa pun, salah satunya adalah pembibitan. Khusus untuk adenium, bisnis pembibitan memiliki peran yang sangat unik.

 

Menakar prospek bisnis pembibitan bonggol tanaman hias adenium.

Banyak mata rantai bisnis tanaman hias apa pun, salah satunya adalah pembibitan. Khusus untuk adenium, bisnis pembibitan memiliki peran yang sangat unik.

Dari seluruh rantai usaha tanaman hias adenium, sektor pembibitan memiliki posisi strategis. Tentu Anda masih ingat bahwa keunikan kamboja jepang adalah kemudahan batangnya disambung dengan adenium dari jenis lain (grafting). Itu sebabnya melalui teknik ini para pembudidaya adenium bisa mendapatkan adenium berbunga cantik sekaligus berbatang montok bak tanaman bonsai berumur puluhan tahun.

Sekadar memperbanyak adenium berbunga menarik itu gampang. Anda tinggal memotong batang adenium bersangkutan lalu menancapkannya di media tanam. Asal dirawat penuh perhatian dan tak ada yang salah pada media tanam, batang tadi pasti tumbuh menjadi tanaman baru yang kelak berbunga secantik induknya. Tapi, pembanyakan adenium dengan cara vegetatif seperti ini tak akan menghasilkan batang montok dengan segera. Anda harus menanti bertahun-tahun demi mendapatkan bentuk batang'yang menarik.

Adenium berbunga cantik sekaligus berbatang menarik hanya bisa diperoleh melalui grafting. Dari sinilah muncul peluang usaha pembibitan adenium yang khusus bakal digunakan sebagai batang bawah grafting. Maksudnya, bibit sengaja dibesarkan untuk dipotong batang utamanya dan disambung dengan batang adenium jenis lain yang berbunga cantik.

Tak perlu pusing memikirkan tren
Calon bibit yang paling pas untuk keperluan ini adalah adenium jenis obessum. Hal paling menarik dari bisnis pembibitan bonggol adalah adanya pasar yang pasti (captive market). Para pembeli bibit ini adalah para pembudidaya adenium yang mau tak mau harus terus-menerus melakukan grafting demi mendapatkan adenium unggulan. Pokoknya, selama teknik penyambungan batang masih ada, bisnis pembibitan bonggol kagak ade matinye!

Usaha pembibitan bonggol memang tak berurusan langsung dengan end user. Jarang jarang konsumen adenium mau membesarkan tanaman idamannya dari bonggol atau melakukan grafting sendiri. Dengan kata lain, bisnis pembibitan bonggol ini tidak bersifat grosiran Sekali beli sedikitnya seratus batang, kata Asep, salah seorang pemilik Indonursery yang rutin mengirim bibit bibit bonggol ke berbagai daerah di Indonesia.

Sekadar gambaran, Godong Ijo Nursery, yang dikenal sebagai embahnya pedagang adenium, setidaknya membutuhkan bibit bonggol antara 8.000 hingga 10.000 batang per bulan. Namun, tak jarang mereka juga harus membeli sampai 12.000 batang bibit bonggol. Kebutuhan batang bawah adenium itu mereka penuhi dari pasokan para petani dari sekeliling Godong Ijo di Sawangan, Depok.

Berhubung pembibit hanya berkonsentrasi menyemai biji lalu memaksimalkan pertumbuhan, Anda tak akan direpotkan oleh berbagai faktor lain yang biasa menimpa pembudidaya adenium di rantai lain. Anda tak perlu repotrepot memikirkan tren bunga, melakukan kawin silang, atau menawarkan iming-iming pemasaran tertentu untuk end user. Para pembibit adenium obessum yang sudah mapan umumnya tinggal menanti telepon order berdering.
Namun, tentu saja, tak ada bisnis yang bisa menggelinding semudah membalikkan batang tanaman. Para pembibit bonggol harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya; dari mencari biji adenium yang unggul, menyiapkan media tanam yang cocok, menyediakan pupuk dan hormon yang sesuai, menyiapkan lahan yang memadai sampai memikirkan sarana transportasi atau pengiriman saat harus memenuhi pesanan dari pelanggan.

Salah satu faktor utama kesuksesan bisnis ini terletak pada biji yang unggul. Menurut pengalaman Asep, sejauh ini biji-biji impor dari Thailand masih menjanjikan tingkat keberhasilan lebih tinggi daripada biji kamboja jepang lokal.

Kemungkinan tumbuhnya bisa di atas 95% kata dia. Bukan hanya itu, kalaupun sama-sama berhasil tumbuh menjadi kecambah, umumnya bibit dari biji impor mampu berkembang lebih bongsor ketimbang biji lokal, kendati umurnya sama. Bi,ji dari adenium lokal lebih kontet, imbuh Asep.

Banyak penjual biji yang menawarkan biji adenium obessum impor ini. Asep sendiri menjual biji kepada para petani plasma yang berkongsi dengannya seharga Rp 500 per biji, untuk setiap pembelian per 1.000 biji. Tak semua penjual biji hanya melayani partai besar. Petani Bunga Nursery di Purwokerto, misalnya, melayani pemesanan biji pesanan kecil. Mereka menjual biji obessum mixed Rp 600 per biji.

Biji adenium obessum impor yang dirawat dengan baik akan memiliki laju perkembangan diameter batang yang pesat. Setiap bulan diameter batang bisa bertambah 1 cm. Garis tengah batang menjadi patokan penting karena harga bibit bonggol bergantung pada montok tidaknya batang bawahnya.

Umumnya, pengusaha graftin.g membutuhkan bonggol yang berdiameter sedikitnya 3,5 cm. Meskipun begitu, kata Asep, bonggol berumur sebulan dengan dia meter 1 cm-1,5 cm pun sudah mulai laku dijual. Soalnya ada saja pembeli yang ogah menyemai biji, tapi berani mengembangkannya kalau sudah jadi kecambah, katanya. Harga jual bibit bonggol obessum cukup variatif.

Asep, misalnya, memasarkan bonggol berdiameter 3 cm-5 cm dengan harga Rp 5.000 per batang untuk pesanan minimal 100 batang. Tentu saja harga jual batang ini juga naik turun seperti komoditas lainnya.




Belajar dengan Menjadi Plasma


Kendala paling awal yang menghadang hasrat orang untuk terjun di dunia usaha adalah pasar. Itu sebabnya pengusaha yang baik sejak awal sudah berorientasi pada aspek pemasaran. Baru kalau pasar sudah menjanjikan dari awal, di situlah muncul peluang usaha.

Peluang bisnis pembibitan bonggol adenium sudah jelas dari awal, karena pasarnya memang sudah pasti. Namun, tak seperti pedagang di pasar yang tinggal menggelar dagangan lalu menanti pembeli, para pembibit bonggol adenium mesti aktif mencari calon pembeli. Tapi, mereka bisa langsung menetapkan sasaran pasar, yaitu para penjual adenium hibrida yang memutuhkan bonggol untuk grafting. Dus, kalau ada calon pembeli yang sejak awal sanggup menampung hasil budidaya, tentu bisnis ini makin menggiurkan. Adakah?

Iya, ada. Indonursery menyambut dengan pintu terbuka kepada siapa saja yang tertarik berbisnis penyemaian biji adenium dan bergabung dengan jaringan plasma mereka. Bukan hanya siap menampung bonggol hasil persemaian yang sesuai dengan standar mereka, Indonursery yang bermarkas di Kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, itu juga menawarkan bimbingan budidaya secara cumacuma.

Asep, salah seorang pemilik Indonursery, berterus terang bahwa mereka mengembangkan sistem inti plasma ini karena kewalahan memenuhi permintaan bonggol adenium. Saat ini setiap pekan mereka mengirim sedikitnya 1.500 batang ke berbagai daerah Nusantara.

Peminat bisa memesan biji unggul dari Indonursery seharga Rp 500.000 per 1.000 biji. Asep juga menyediakan segala sarana perlengkapan budidaya yang sesuai dengan harga relatif murah dibandingkan dengan harga pasar.

Asalkan budidaya pembibitan dilakukan sesuai manual, menurut Asep, diameter bibit hasil penyemaian bisa bertambah 1 cm per bulan. Dia siap menampung pada saat bibit berumur tiga bulan dengan diameter 3 cm dengan harga Rp 2.000 per batang. Semakin besar diameter, semakin mahal harganya.

Anda tertarik? Sayang penawaran ini hanya berlaku untuk peminat dari Bogor dan sekitarnya.


Kontan Edisi Khusus Oktober - November 2007
Comments
Add New Search
biji tanaman hias   |2010-07-16 22:15:46
harga bibit brapan yh?
candra   |2010-04-21 05:02:53
mo pesan biji adenium tuk di banjarbaru kalsel biza ga dikirim??
candra  - mo pesan biji adenium   |2010-04-21 05:01:39
klo mau pesan biji adenium untuk dikirik ke banjarbaru kalsel, bisa ga ya??
lubis effendi  - cari bibit adenium dari biji   |2010-03-30 07:47:53
saya tinggal di bogor, mohon info dimana saya bisa membeli bibit berupa biji
adenium obessum ? saya baru mulai belajar nanam sendiri, jadi mohon infonya,
sekalian teknik menamamnya...thanks.
Doddy  - Biji   |2010-04-05 16:36:28
Hi Pak Lubis,
Sekarang ada dimana? Saya punya biji, mau?
Anonymous   |2010-06-02 06:04:44
saya udah nyoba dari biji, cuma saya kurang pengalaman ngerawatnya jadi pada
busuk akar sebagian, kalo yg udah jadi tapi masih kecil2, ada gak ?
ritamuti  - Biji Adenium di Purwokerto   |2009-11-08 03:23:48
Bu Yusri, untuk Purwokerto biji adenium dan tanaman hias bisa hubungi bapak
Teguh di petanibunga.com
yusriyati nur farida  - pesan biji adenium   |2009-11-07 22:42:17
kalo mau pesan biji adenium di purwokerto dimana
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
You are here  :

Resources TopOfBlogs Add to Technorati Favorites Gardening Blogs - BlogCatalog Blog Directory tanaman hias newsfeed rantop.com Joomla Topsites